NASIONAL

Kecelakaan Maut di Pantura Karawang, Pemotor Tewas Usai Tabrakan Beruntun di Pangulah

Luluk RJMP
67
×

Kecelakaan Maut di Pantura Karawang, Pemotor Tewas Usai Tabrakan Beruntun di Pangulah

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Beruntun di Pantura Karawang Pemotor Tewas di Pangulah

Media90 – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Pantura, tepatnya di Jalan Raya Pangulah, Karawang, pada Selasa malam (23/3/2026). Lokasi kejadian berada di depan SDN Pangulah Selatan 1, kawasan Kotabaru, yang dikenal sebagai jalur padat kendaraan, terutama saat arus mudik.

Tabrakan Libatkan Tiga Kendaraan

Peristiwa tragis ini melibatkan tiga kendaraan, yakni sepeda motor, mobil Toyota Avanza, dan sebuah truk tronton.

Ads
close ads

Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara motor asal Purwokerto dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian.

Baca Juga:  ASRI Salurkan Bantuan Pemulihan Bencana Banjir di Sumatra Lewat Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia

Kronologi: Gagal Mendahului Berujung Fatal

Berdasarkan informasi sementara, kecelakaan diduga bermula saat korban mencoba mendahului kendaraan di depannya.

Namun nahas, dari arah berlawanan muncul kendaraan lain sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Benturan keras pun memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan kendaraan lain di sekitar lokasi.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban. Namun, karena luka yang cukup parah, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

Petugas kepolisian kemudian tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi serta penanganan lebih lanjut.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait identitas lengkap korban serta kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan. Penyelidikan juga terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.

Baca Juga:  Aktivitas Gunung Merapi Meningkat, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

Imbauan untuk Pengendara

Kecelakaan ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan, khususnya yang melintas di jalur Pantura, agar selalu berhati-hati.

Pengendara diimbau untuk tidak memaksakan mendahului kendaraan jika kondisi tidak memungkinkan, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum berkendara.