NASIONAL

Update Gunung Semeru: 17 Kali Erupsi Terdeteksi, Waspada Awan Panas dan Lahar

Luluk RJMP
53
×

Update Gunung Semeru: 17 Kali Erupsi Terdeteksi, Waspada Awan Panas dan Lahar

Sebarkan artikel ini
Gunung Semeru Erupsi 17 Kali dalam Sehari Warga Diminta Siaga Lahar

Media90 – Perkembangan terbaru dari Gunung Semeru menunjukkan aktivitas vulkanik yang masih tinggi. Dalam periode pengamatan terkini, tercatat sebanyak 17 kali gempa letusan atau erupsi.

Amplitudo gempa erupsi berkisar antara 12 hingga 22 mm, dengan durasi mencapai lebih dari 100 detik. Hal ini menandakan aktivitas magma di dalam gunung masih aktif dan perlu diwaspadai.

Ads
close ads

Visual Gunung Tertutup Kabut

Secara visual, puncak Gunung Semeru terpantau tertutup kabut tebal (Kabut 0–II), sehingga tidak ada asap kawah yang terlihat.

Baca Juga:  Aktivitas Gunung Semeru Masih Tinggi, 17 Kali Gempa Erupsi Terekam Hari Ini

Kondisi cuaca di sekitar gunung cenderung cerah hingga berawan, dengan angin lemah yang bergerak ke arah barat daya. Suhu udara di kawasan tersebut berkisar antara 20 hingga 21 derajat Celsius.

Jenis Gempa Vulkanik yang Terpantau

Selain gempa erupsi, aktivitas kegempaan lain juga tercatat, di antaranya:

  • 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 4–8 mm
  • 1 kali gempa harmonik dengan durasi panjang hingga 390 detik
  • 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 mm

Data ini menunjukkan dinamika internal gunung masih terus berlangsung dan belum stabil sepenuhnya.

Zona Berbahaya yang Harus Dihindari

Masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di sektor tenggara. Wilayah yang perlu dihindari meliputi:

Baca Juga:  Polisi Gerebek Rumah Suami-Istri Pelaku Penyuntikan Sabu ke Siswi SMA di Malang
  • Sepanjang Besuk Kobokan hingga jarak 13 km dari puncak
  • Area sempadan sungai dalam radius 500 meter, karena potensi aliran lahar bisa mencapai 17 km

Selain itu, radius 5 km dari kawah juga dinyatakan berbahaya akibat potensi lontaran batu pijar saat erupsi.

Beberapa ancaman yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Awan panas guguran
  • Aliran lava
  • Lahar di sepanjang aliran sungai

Sungai yang berpotensi terdampak meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak-anak sungainya.

Imbauan Penting untuk Warga

Warga di sekitar Gunung Semeru diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di zona rawan bencana. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang guna menghindari risiko yang lebih besar.

Baca Juga:  Waspada! Aktivitas Gunung Semeru Meningkat: Puluhan Gempa Terekam, Zona Bahaya Diperluas

Kewaspadaan dan kepatuhan terhadap imbauan menjadi kunci utama untuk meminimalkan dampak dari aktivitas vulkanik yang masih berlangsung.